Tiga, kebanyakan?

Jumat, 26 Februari 2010

Angka tiga memang ganjil.  Kalau ke mana-mana bertiga, pasti ada satu orang yang sering ketinggalan. Nah, gimana nasibnya ya kalau kita sobatan bertiga?

Ibaratnya punya dua pacar, punya dua sobat pun sama ribetnya. Kita harus bisa menjatahkan porsi yang sama antara mereka berdua. Untungnya, kita dan kedua sobat bisa menghabiskan waktu bertiga, sehingga pembagian waktu akan lebih mudah. Tapi tetap saja, di saat sedang ada keadaan darurat pasti cuma satu orang yang akan kita hubungi terlebih dahulu, baru yang satunya lagi menyusul. Alhasil, nggak jarang dalam pertemanan seperti ini akan ada satu orang yang merasa posisinya nggak sepenting yang lain.

Nah, biar jangan sampai ditinggalin sama dua sobat kita:
* Kalau kita ingin sobat curhat sama kita, otomatis kita juga harus mau curhat sama mereka. Istilahnya, take and give. Dan biar nggak ada yang tahu belakangan, kumpulkan dulu kedua sobat kita sebelum memulai cerita. Dengan begini, semuanya tahu secara bersamaan, dan nggak ada yang merasa ketinggalan berita.
  
* Coba juga memahami kondisi saat kita jadi orang yang terakhir tahu. Bisa saja saat sobat mau cerita, kita sedang sibuk atau nggak bisa dihubungi. Pastikan sobat tahu bahwa kita akan selalu ada saat sobat membutuhkan. Makanya, jangan terlalu sibuk sama urusan kita sendiri. Kalau kita cuek, otomatis sobat akan berpikir kalau kita nggak peduli dan nggak mau tahu, dan mereka nggak akan merasa perlu untuk cerita sama kita.
  
* Jangan hanya diam saja saat sobat meminta pendapat kita. Kalau kita hanya bersikap pasif dan nggak memberi masukan apapun, sobat bisa-bisa merasa buang-buang waktu bercerita ke kita. Tapi sebaliknya, jangan pula terlalu menghakimi saat memberi masukan. Abis, kalau sobat selalu merasa dipojokkan, dia nggak akan mau lagi cerita ke kita, dan akan memilih sobat yang satunya.
  
* Kalau rasanya kita sudah melakukan segala cara tapi kedua sobat masih juga nggak mempedulikan kita, mungkin ini saatnya untuk memikirkan ulang tentang hubungan ini. Siapa tahu keberadaan kita selama ini hanya sebagai pelengkap, dan sebenarnya mereka merasa kurang nyaman bersahabat dengan kita. Kalau sudah begini, waktunya untuk cari sahabat baru. Pasti bisa, dong?!

| More

3 komentar:

LQ mengatakan...

jadi ingat masa SD, the 3 musketeers yang tak terpisahkan.

cincin mengatakan...

nama sahabatmu dulu??terus sekarang kmn??

LQ mengatakan...

JIL (Jalil, Lucky, Ibnu).
Jalil lagi sibuk pacaran n menghilang.
Ibnu juga antah-berantah.
Lucky sibuk dengan tugas akhir.

:10 :11 :12 :13
:14 :15 :16 :17
:18 :19 :20 :21
:22 :23 :24 :25
:26 :27 :28 :29
:30 :31 :32 :33
:34 :35 :36 :37
:38 :39 :40 :41
:42 :43 :44 :45
:46 :47 :48 :49
:50 :51 :52 :53
:54 :55 :56 :57
:58 :59 :60 :61
:62 :63
:)) ;)) ;;) :D ;) :p :(( :) :( :X =(( :-o :-/ :-* :| 8-} :)] ~x( :-t b-( :-L x( =))

Posting Komentar